Ayat, Aplikasi Quran Terbaik Untuk Semua Platform

    feat09

Perkembangan teknologi informasi yang pesat membawa berbagai dampak positif bagi kehidupan manusia. Berbagai kemudahan dan kepraktisan bisa kita dapatkan sehingga sudah seharusnya kita bisa menjalani aktivitas dengan lebih efektif dan efisien. Tidak hanya dalam dukungan terhadap aktivitas duniawi tetapi juga aktivitas ukhrawi.

Saat ini membaca, mendengarkan bacaan, mengetahui terjemahan, memahami makna dan menghafalkan Al Qur’an bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. Tidak perlu lagi membawa mushaf yang relatif berat dan penampakan yang beraneka ragam. Dengan berbekal smartphone, aktivitas kita dengan Al Quran tersebut bisa dilakukan dengan nyaman. Cukup install Ayat dan aktivitas tadi bisa kita jalankan dalam satu aplikasi.

AYAT merupakan aplikasi cemerlang hasil karya tim Electronic Mushaf Project dari King Saud University (KSU) yang berada di Riyadh, Saudi Arabia. Aplikasi Qur’an ini bersifat gratis dan multi platform dengan berbagai fitur yang menarik dan lengkap.

ayat01

Fitur-fiturnya antara lain:
1. Tampilan Al Qur’an yang disajikan merupakan hasil scan dari mushaf Al Quran cetak yang asli.
Tampilan mushaf yang dapat dipilih antara lain:
a. Mushaf Al-Madina (riwayat Hafs)
b. Mushaf Al-Tajweed (berwarna sesuai hukum tajwid, riwayat Hafs)
c. Mushaf Warsh (riwayat Warsh An-Nafei’

2. Penjelajahan mushaf berdasarkan Surat, Ayat, Juz, atau Halaman.

3. Pembacaan Qur’an oleh banyak qori terkemuka.
Silakan pilih qori favorit Anda diantara daftar berikut:

Sheikh Al-Huthaify
Sheikh Saad Al-Gamdi
Sheikh Al-Menshawy
Sheikh Abdullbaset
Sheikh Al-Husari
Sheikh Mishari Al-efasi
Khalefa Al-Tunaiji (Teacher)
Al-Husari
Al-Husari – Mojawwad
Al-Husari – Teacher
Al-Huthaify
Saad Al-Gamdi
AbdullRahman Al-Sudais
Saud Al-Shoraim
Maher Al-moaqeli
Ahmad Al-ajami
Nasser Al-Qatami
Mishari Al-efasi
Mohammad Jebreil
Abdullah Basfar
Mostafa Ismail
Mohammad Ayoub
Al-Menshawy
Al-Menshawy – Mojawwad
Al-Menshawy – Teacher
Yasser Salamah
Hani Al-Refaei
Al-Tabalawi
Abu Baker Al-shatrei
Abdullbaset
Abdullbaset – Mojawwad
Awad Al-Juhanee
Abdel-Muhsin Al-Qassem
Khalefa Al-Tunaiji
Khalefa Al-Tunaiji (Teacher)
Al-Husari (Warsh)
Ibrahim Al-Dosary (Warsh)
Yassin Al-Jazaery (Warsh)

4. Fasilitas pengulangan bacaan setiap ayat sesuai keinginan Anda dengan waktu interval. Sangat baik digunakan untuk menghafal Qur’an.

ayat03

5. Tersedia translasi/terjemahan ke dalam lebih dari 20 bahasa.

6. Terdapat berbagai pilihan tafsir.
Tafsir bahasa Arab:
1. Al-Saa’di
2. Ibn-Katheer
3. Al-Baghawy
4. Al-Qortoby
5. Al-Tabary
6. Al-Waseet – Tantawy
7. Ibn Ashour
8. E’rab(Grammar) Al-Quran oleh Qasim Da’aas

Tafsir bahasa Inggris: Tafheem Al-Quran by Al-Maududi
Tafsir bahasa Indonesia: Tafsir Jalalyn
Tafsir bahasa Rusia

7. Ada 2 terjemahan dalam berbentuk suara untuk bahasa Inggris dan Urdu.

8. Fasilitas pencarian text Qur’an

9. Sinkronisasi antara pembacaan ayat dengan posisinya di halaman (highlight ayat yang sedang dibaca oleh qori)

10. Antarmuka aplikasi tersedia dalam bahasa Arab dan Inggris.

11. Tersedia aplikasi untuk versi Windows (online & desktop), Linux, Mac, Android, dan iOS.

ayat04http://quran.ksu.edu.sa

Selamat mencoba.

Advertisements

Ngantuk Saat Bekerja? Coba 10 Tips Ini!

 

ngantuk

 

Siapa yang suka ngantuk di kantor? Ngaku aja deh. Saat ngantuk menghampiri, kopi atau minuman berenergi biasanya menjadi barang yang kita cari. Padahal kafein pada kopi, jika terlalu banyak juga ga bagus buat tubuh . Terlepas dari apakah kafein sehat atau berisiko, masih banyak cara alami lain untuk mengusir rasa ngantuk saat bekerja.

Kevin Daum, salah seorang entrepreneur Amerika Serikat dengan penjualan dan pemasaran lebih dari US$ 1 miliar, mengungkap 12 cara mengusir kantuk tanpa kafein seperti dikutip dari inc.com, Kamis (30/5/2013):

1. Jalan-jalan ke luar

Cahaya lampu, monitor komputer, dan air conditioner (AC) ternyata bisa membuat  ngantuk. Coba deh jalan-jalan selama 15 menit di luar kantor. Ini bisa membantu Anda mendapat udara segar. Melihat pemandangan baru juga bisa membuat badan lebih segar.

2. Berolahraga

Karyawan lain pasti menganggap Anda aneh saat kita berolahraga di tengah kantor. Tapi menggenjot detak jantung lebih cepat akan memberikan oksigen lebih banyak untuk tubuh . Cobalah jumping jack, lompat tali, atau lari-lari di tangga kantor . Lakukan sampai berkeringat.

3. Olah otak

Jika sulit menstimulus badan, pancing otak bekerja. Mengisi Teka Teki silang (TTS) atau main Sudoku bisa menjadi pilihan yang tepat untuk dicoba. Selain itu, coba deh adu cepat bekerja dengan karyawan lain.

4. Dinginkan kepala 
Sadarkan diri sendiri. Minum air super dingin yang ditambahkan lemon tanpa gula. Makin diminum, Anda makin tak ngantuk. Cipratkan sedikit airnya ke muka. Cara lain, cobalah letakan potongan es di pergelangan tangan atau di dahi.

5. Ngemil

Sedikit ngemil juga bisa bikin  terjaga. Hindari makanan berat atau cemilan yang terlalu manis. Selain buah-buahan, makan rujak pedas juga bisa bikin melek.

6. Pompa adrenalin

Tontonlah beberapa trailer film action atau horor, dalam beberapa menit saja, Anda sudah tak mengantuk lagi.

7. Ganti posisi tubuh Anda

Posisi duduk juga bisa jadi pemicu rasa kantuk. Coba deh duduk tegak sambil menyilangkan kaki, atau coba untuk berdiri sebentar kemudian duduk lagi.

8. Bercanda

Bercandalah dengan karyawan lain selama 5 menit. Tertawa bisa membantu tubuh bergerak dan menghilangkan rasa kantuk. Jika tak bisa bercanda, tonton video lucu dan tertawalah.

9. Belanja online

Pikirkan soal membeli hadiah untuk orang yang kita cintai. Mencari hadiah lewat situs-situs belanja online akan membantu menyegarkan mata.

 

10. Telepon ibu

Yang ini memang kedengaran aneh, tapi percakapan dengan ibu akan membuat kita jadi lebih terjaga. Mungkin karena ikatan emosional antara kita dan ibu kita. Lagipula, bagus juga dong kalau kita sering menghubungi orang tua?

Gimanaa? Yuk dicoba. Semoga ga ngantuk lagi, yaa 🙂

 

 

 

Sumber: http://bit.ly/1Fwl1rZ

Menikah di Bulan Ramadhan

Sebagian dari kita ada yang ngebet banget mau nikah. Kemudian ada yang merencanakan nikah dua bulan dari hari ini (hari ini tanggal 28 April 2015). Tapi… sadar ga sih kalau dua bulan lagi itu udah bulan Ramadhan?

Pertanyaannya, boleh ga sih nikah di bulan Ramadhan?

Dalam masalah muamalah, kaidah yang berlaku adalah semua dibolehkan, selama itu bermanfaat dan tidak ada larangan dalam syariat, termasuk di antaranya penentuan tanggal pernikahan atau tanggal hajatan lainnya. Para ulama tidak menjumpai adanya satupun dalil yang melarang pernikahan di bulan Ramadhan.

Dan inilah yang menjadi landasan Fatwa Lajnah Daimah ketika ditanya mengenai hukum menikah di bulan Ramadhan. Jawaban Lajnah,

لا يكره الزواج في شهر رمضان؛ لعدم ورود ما يدل على ذلك

Tidak dimakruhkan menikah di bulan Ramadhan, karena tidak adanya dalil yang menunjukkan hal itu.

(Fatwa Lajnah Daimah, no. 8901. Sumber: http://bit.ly/1EMxHMw)

Hanya saja, ada dua catatan yang perlu diperhatikan bagi yang ingin menikah di bulan Ramadhan,

Pertama, tidak boleh diyakini bahwa menikah di bulan Ramadhan memiliki nilai keutamaan khusus dibandingkan bulan lainnya, kecuali jika di sana ada dalil yang menyebutkan keutamaan khusus menikah di bulan Ramadhan.

Kedua, pasangan suami istri yang menikah di bulan Ramadhan harus bisa memastikan bahwa mereka tidak akan membatalkan puasa melalui jalur syahwat, dalam bentuk hubungan badan atau mengeluarkan mani dengan melakukan mukadimah jima’. Karena mengeluarkan mani dengan sengaja, termasuk pembatal puasa.

Adapun batasan bercumbu di siang hari Ramadhan, telah kita bahas di: Batasan Mencumbu Istri Ketika Puasa

Nah.. gimana? Tertarik menikah di bulan Ramadhan?

(sumber: http://bit.ly/1QE38vO)

Ramadhan The Month Of Quran

feat08

The holy month of Ramadhan. It is well known as the Month of Fasting, but also known as the Month of Quran, the last and ever lasting divine guidance to humanity. As stated in Surah Al-Baqarah:184,

“The month of Ramadhan in which was revealed the Quran, a guidance for mankind and clear proofs for the guidance and the Criterion (between right and wrong). So, whoever of you sights the month, he/she must observe fasts that month and whoever is ill or on a journey, the same number (of days which one did not observe fasts must be made up) from other days. Allah intends for you ease, and he does not want to make things difficult for you. He wants that you must complete the same number of days and that you must glorify Allah for having guided you so that you may be grateful to Him.” (2:184).

The revelation began in the month of Ramadan. The night in which the Quran began to be revealed is referred in the Quran as the blessed night: We sent it (the Quran) down on a blessed night, (44:2) or the night of Decree, Verily, we have sent it (this Quran) down in the Night of Al-Qadr. (97:1). It was the strength, clarity, simplicity, and universality of the message that the night was described as an extraordinary night.

Thus the month of Ramadan offers the believers a unique opportunity to refresh their understanding of the guidance and live it for an entire month so that the life in coming months could be disciplined around that. Thus, the first task for every believer is to get connected with the divine guidance in a disciplined, consistent, and regular basis. The reading of the Quran with meaning would give us an opportunity to understand the divine message as is and inspire us to appreciate its relevance for us in our times. Thus in addition to reading the Quran, we can also make efforts to live it.

In this modern day, it is so easy for us to get access to the holy Quran. The high speed development of technology especially in computer field, benefits us to get Quran to be transferred into many kind of media, from computer till smartphone.

Would you like to know how to read & understand Quran in any media? We cover a nice article about Quran Apps in this blog.

Cara Supaya Naik Gaji

gaji

Misal gaji Anda 2.000.000 sebulan. Sebulan itu kan terdiri atas 4 pekan. Tentu Anda sudah membagi jatah uang harian Anda kan? Nah, biar gaji Anda bisa naik, coba deh tips berikut.

Ambil jatah uang 2 pekan. Sedekahkan. Anda tinggal punya jatah uang 2 pekan lagi, dong? Ya. Itulah jatah Anda. Tahan-tahanin aja. InsyaaAllah, Allah akan balas sedekah Anda. Kapan? Waktunya memang terserah Allah. Tapi yang jelas, kita sudah menyedekahkan hal yang amat kita sukai (siapa yang ga suka uang? Jatah dua pekan lagi. Bukankah menyedekahkan hal yang kita sukai adalah sedekah yang amat baik?

Buktikan saja. InsyaaAllah, akan ada keajaiban akan menyapa, dari arah yang tak disangka-sangka. Mungkin balasannya berupa naik gaji, menikah, dapat rumah, dan lain-lain. Selamat mencoba!

10 Tips Bangun Malam

 

 

 

Ramadhan insyaaAllah akan hadir menyapa kita tak lama lagi. Salah satu ibadah yang saya kita lewatkan selama Ramadhan–dan bahkan hari-hari di luar Ramadhan–adalah shalat tahajjud. Namun, bagi sebagian orang, bangun pada malam hari bukanlah hal yang mudah. Tips dari hipwee.com ini membantu mereka yang kesulitan bangun agar tetap bisa menunaikan ibadah yang luar biasa itu.

 
10 tips bangun malam

Pilih Jenis Puasamu

Ramadhan

Oleh Pak Deddi Nordiawan ditulis ulang oleh Denty Kusuma Wardany

Ada tiga jenis puasa: puasa awam, puasa khusus, puasa khusus bil khusus.

Puasa awam adalah puasa seperti orang awam: menahan lapar dan haus, selesai. Jangan jadi yang seperti ini. Rugi sekali.

Adapun puasa khusus plusnya adalah menjaga panca indera. Menjaga mata dengan tidak jelalatan, menjaga mulut dengan tidak ghibah, menjaga pendengaran untuk mendengar yang baik saja, dan seterusnya. Dengan puasa khusus, kita tak akan memilih menonton infotainment untuk menunggu adzan maghrib tiba.

Puasa yang ketiga adalah puasa khusus bil khusus. Puasa ini tidak hanya mensyaratkan perut, kerongkongan, dan panca indera, tetapi juga hati.

Menjaga hati ini dibuktikan dengan selalu husnuzhan dengan orang, selalu berpikir dan bertindak positif, dan terkendalinya keinginan.

Contoh kecil, cobalah kamu, menjelang buka puasa, membeli sebuah makanan/minuman yang ingin sekali disantap/diminum. Namun, saat berbuka tiba, kamu tidak meminum/memakannya, melainkan memberikannya kepada orang lain.

Ini latihan. Latihan mengaja hati, menjaga keinginan. Siap?

Tak lama lagi bulan penuh berkah itu menyapa kita insya Allah. Kamu mau puasa jenis yang mana? Yang jelas, pilih dari sekarang dan persiapkan dari sekarang. Tidak direkomendasikan memilih yang jenis pertama. Berjuanglah untuk memilih puasa jenis kedua dan ketiga.

Pilihlah. Memilih adalah bagian dari merencanakan. Tanpa perencanaan yang jelas, Ramadhan akan lewat begitu saja. Sayang sekali.

Kapan merencanakannya? Sekarang banget. Pilih yang membuatmu bisa berjuang, agar semakin dekat dengan Allah. Selamat menyambut Ramadhan 🙂

Leumang Makanan Khas Aceh Yang Hanya Ada Saat Ramadhan

lemang

Kuliner Aceh memang bervariasi, selain mie Acehnya yang lezat Anda harus mencoba Leumang yang rasanya tak kalah enaknya dan cocok mengisi perut serta yang pastinya tidak menggunakan bahan pengawet saat berbuka puasa. Leumang adalah salah satu makanan tradisional yang hanya ada saat Ramadhan tiba. Di Banda Aceh, biasanya untuk mengkonsumsinya bisa dengan air tebu, selai atau dengan buah durian.

Leumang, kuliner khas yang terbuat dari beras ketan dan santan yang dimasak secara unik dalam potongan bambu yang sering disebut tring buloh di Aceh. Dimana bambunya memiliki penampang yang lebih tipis di bandingkan bambu biasanya. Satu batang bambu buluh yang sudah dipotong dengan panjangnya mulai sekitaran 40 sampai 80 cm bahkan lebih. Bambu ini diisi beras ketan dan santan lalu dibakar pada bara api yang banyak dalam posisi berdiri dengan sudut kemiringan kira-kira 80 derajat. Selain itu, di dalam bambu tersebut, dinding bambu buluh itu dilapisi daun pisang muda atau lebih tipis sehingga memudahkan saat mengambil ketan yang telah masak di dalamnya.

Di bulan Ramadhan merupakan berkah bagi para pembuat dan penjual Leumang, mereka bertebaran menjajakan dagangannya di seluruh kota kecamatan di beberapa kabupaten di Aceh. Namun, Anda juga bisa membuatnya sendiri di rumah karena prosesnya juga cukup mudah. Menu makanan ini bisa sebagai pilihan variasi untuk menu berbuka puasa nantinya.

Nah, berikut ada resep yang bisa Anda coba untuk membuatnya di rumah. Berikut bahan dan cara pembuatannya :

Bahan – bahannya :

  • 5 batang bambu atau lebih
  • 3 buah kelapa tua (di ambil santannya); disesuaikan dengan banyak lemang yang akan dimasak
  • Beberapa pucuk daun pisang yang masih muda
  • 3 bambu beras ketan
  • Lidi muda; disesuaikan dgn jumlah lemang yang dimasak dan garam secukupnya

Cara pembuatannya :

  • Rendam beras ketan kemudian bersihkan
  • Buah kelapa tua diperas dan ambil 5 cawan santannya lalu tambahkan garam secukupnya pada santan tersebut kemudian aduk hingga rata
  • Cuci dan bersihkan batang bambu
  • Masukan pucuk daun pisang secara melingkar ke dalam batang bambu dengan baik
  • Masukanlah beras ketan ke dalam bambu setelah itu masukkan juga santan tadi secukupnya ke dalam bambu yang sudah terisi beras ketan
  • Lalu tusukkan lidi muda kedalam beras ketan itu. Pangkalnya dibawah. Tujuannya agar santan bisa terserap penuh ke dalam beras ketan

Ingat: santannya harus lebih banyak dari beras ketan karna kalau kurang lemangnya nanti jadi mentah

10171891_338075139673252_6111081591720919463_n

Cara memasak lemang ternyata tidak terlalu sulit, cuma kita perlu menyiapkan beberapa bahan saja. Buatlah 2 tiang penyangga dari kayu dengan ukuran setengah meter lalu tancapkan ke tanah kedua tiang tersebut dengan sejajar dan letakan besi bulat diatas kayu penyangga tersebut lalu hidupkan api (api kayu atau tempurung).

Setelah api hidup, letakan dan susunlah bambu yg sudah terisi beras ketan tersebut diantara api kedua penyangga tersebut. Supaya lemang tidak masak sebelah kita harus memutarkan bambu tersebut supaya matangnya merata dan jika tangan tidak tahan panas sebaiknya gunakan sarung tangan kain untuk memutar lemang bambu tersebut.

Selamat Mencoba !!!!

Sumber : dari berbagai sumber

Tips Mudik Nyaman dan Aman Dengan Mobil Pribadi

feat06

Lebaran memang masih lama tapi ga ada salahnya kita sudah mulai mempersiapkan banyak hal termasuk untuk perencanaan mudik ke kampung halaman agar bisa terlaksana dengan baik nantinya. Tradisi mudik yang dilakoni mayoritas masyarakat Indonesia ini justru banyak dinanti karena sebagai momen untuk berkumpul dengan keluarga dan sanak saudara. Ada kebahagiaan, keindahan dan rasa syukur yang luar biasa ketika saat Lebaran bisa berkumpul dengan keluarga besar di kampung halaman terutama untuk saling memaafkan dan bersilaturahmi.

Mudik Lebaran yang selalu dilakukan setiap tahun ini seringkali menyita perhatian yaitu di kala pemudik harus berdesak-desakan di bus atau kereta, banyak terjadi kecelakaan hingga kemacetan parah di berbagai jalur mudik yang langganan terjadi setiap tahunnya. Hal ini tentu membuat para pemudik harus melakukan persiapan dengan matang. Maka dari itu, mobil pribadi bisa jadi salah satu alternatif kendaraan saat mudik. Selain bebas beristirahat kapan dan di mana saja, Anda juga punya banyak waktu untuk lebih dekat dengan keluarga selama perjalanan.

Bagi Anda yang akan mudik bersama keluarga menggunakan mobil pribadi, sudahkah melakukan persiapan? Mudik menggunakan mobil pribadi memang menjadi pilihan banyak keluarga. Selain seluruh keluarga bisa terangkut, barang bawaan pun bisa lebih aman disimpan di bagasi mobil. Kapan pun saat lelah atau mengantuk dalam perjalanan, supir bisa menepikan mobilnya dan beristirahat. Saat ingin buang air kecil pun bisa sewaktu-waktu berhenti di pom bensin terdekat dan menggunakan toilet yang disediakan.

Nah, supaya mudik aman dan nyaman dengan mobil pribadi, simak tips berikut ini :

  • Cek kondisi mobil ke bengkel

Sebelum berangkat, kondisi mobil harus dicek terlebih dahulu, ban, rem, tune-up komplit, radiator, tali kipas, aki, dan lain-lain. Beberapa alat perlengkapan mobil pun harus dibawa untuk berjaga-jaga jika mobil bermasalah di saat perjalanan.

  • Packingbarang bawaan dengan benar

Saat mudik bersama keluarga, biasanya barang yang dibawa tidak sedikit. Saat melakukan packing, sebaiknya tata barang bawaan sesuai dengan kebutuhan, yakni barang-barang yang akan digunakan di perjalanan letakkan di bagian atas yang mudah diambil. Hal ini supaya lebih praktis dan tidak merepotkan Anda sendiri.

  • Persiapkan kondisi tubuh

Melakukan perjalanan jarak jauh harus didukung dengan tubuh yang fit, apalagi bagi pengendara. Jika memang tubuh sedang dalam keadaan sakit, sebaiknya tidak memaksakan diri untuk mudik. Saat di jalan, kondisi macet, panas dan harus duduk terus-terusan membuat badan lelah.

  • Bawa bekal minuman, makanan dan camilan

Meskipun Anda mudik saat masih bulan Ramadan, bukan berarti Anda tidak membawa bekal minuman, makanan dan camilan. Tidak ada yang tahu kondisi jalan yang akan Anda lalui. Jika macet parah, bisa-bisa mobil susah bergerak padahal bedug buka berkumandang. Nah, makanan dan camilan yang dibawa bisa untuk berbuka. Membawa bekal makanan dan camilan bisa menjadi teman perjalanan saat perjalanan malam usai berbuka.

  • Bawa air mentah persediaan radiator

Membawa air mentah dari rumah untuk persediaan jika sewaktu-waktu radiator kehabisan air sangat penting. Anda bisa membawanya dengan botol air mineral atau pun wadah tertutup lainnya.

  • Peta mudik

Meskipun Anda sudah hafal dengan jalur mudik yang akan Anda lalui, membawa peta mudik juga akan sangat membantu. Seringkali, karena kemacetan parah, jalur mudik diarahkan menggunakan jalur alternatif yang belum pernah dilewati. Dengan bantuan peta, tentu Anda tidak akan bingung. Gunakan teknologi gadget Anda untuk mengakses peta, tentu akan lebih praktis dan mudah.

  • Waktu berangkat

Anda bisa memilih waktu berangkat dengan mempertimbangkan beberapa hal. Berangkatlah di pagi hari jika ingin menikmati pemandangan, misalnya suasana tiap daerah yang dilewati, jalanan yang berkelok dan lain-lain. Berangkat di malam hari juga bisa dilakukan jika ingin keluarga tidur di mobil saat perjalanan. Namun, karena mudik biasanya identik dengan macet, Anda juga harus pintar memilih waktu berangkat supaya tidak merasakan macet yang parah di beberapa wilayah yang selalu langganan terkena macet di waktu-waktu tertentu.

  • Dengarkan radio

Dengan mendengarkan radio, Anda bisa memantau arus mudik sekaligus mendapatkan informasi jalur mudik yang lancar atau tengah padat. Anda bersama keluarga pun bisa menyiapkan diri jika harus ikut bermacet-macetan atau bisa pula segera mencari jalur alternatif untuk terhindar dari macet.

Setelah tiba ditujuan, pastikan anda beristirahat yang cukup sebelum melakukan silaturahmi berkeliling rumah untuk menemui sanak saudara.

Selamat mudik, semoga perjalanan Anda dan keluarga aman, nyaman dan selamat sampai tujuan.

Sumber: dari berbagai sumber

Sudah Tepatkah Menu Berbuka Puasa Anda?

feat07

Jakarta– Bulan Ramadhan adalah bulan suci yang paling di tunggu. Untuk umat muslim bulan suci tersebut adalah momentum untuk meningkatkan kualitas iman dan kualitas hidup. Tingkat ibadah semakin ditambah, dan jadwal kegiatan dan pola makan pun ikut berubah. Sedari sebelum subuh kita sudah memulai menahan diri,termasuk menahan haus dan lapar. Kesempatan untuk mengisi perut hanya akan datang kembali ketika kumandang Adzan Maghrib mulai terdengar.Tentunya kita sering merasakan lapar dan haus yang amat sangat ketika waktu sudah memasuki siang hari. Rasa-rasanya energi kita mulai habis,tubuh kita mulai lemas bahkan mulai berfantasi untuk membayangkan menu buka puasa sore nanti. Berbagai list menu makanan mulai bermunculan di otak, kolak,sup buah,es kelapa muda,aneka gorengan,dan minuman bersoda. Emm….. semua itu pasti yang pertama kali ingin di santap. Eit….. tunggu dulu!!. Apakah menu berbuka tersebut adalah pilihan tepat?, baik ataw tidak untuk kesehatan Anda? Oke,sebenarnya Islam telah mengajarkan tatanan kehidupan seditel-ditelnya,bahkan untuk urusan menu berbuka puasa. Nabi kita Muhammad S.A.W-pun mencontohkan itu, beliau menyebutkan dalam hadisnya sebuah contoh sederhana namun penuh makna untuk kita semua. كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يُفْطِرُ عَلَى رُطَبَاتٍ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّىَ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ فَعَلَى تَمَرَاتٍ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ “biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam berbuka puasa dengan ruthab sebelum shalat (Maghrib). Jika tidak ada ruthab (kurma muda) maka dengan tamr (kurma matang), jika tidak ada tamr maka beliau meneguk beberapa teguk air” (HR. Abu Daud 2356, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Daud) “Jadi idealnya berbuka adalah dengan kurma secukupnya bukan sebanyak-banyaknya. Dan jika kurma itu tidak ada maka cukuplah meneguk air putih”. Namun kebanyakan dari kita sering berbuka seasalnya, konsepnya asalkan rasanya manis sudah cukup,bahkan ada juga yang berdalih asalkan enak dan kenyang sudah cukup. Entah tidak tahu atau memang budaya yang sudah mengakar. Hampir semua orang menyantap menu ini sebagai menu berbuka, seperti kolak,soda,minuman dingin,dan gorengan. Padahal menu berbuka yang seperti itu tidak baik untuk kesehatan. Jadi bisa merusak manfaat puasa itu sendiri. Bukannya sehat yang di dapat tetapi malah penyakit yang didapat. Maka perlu kiranya kita mengetahui efek samping mengkonsumsi menu berbuka puasa tersebut diatas. Dan berikut kenapa kita perlu menghindari makan tersebut.

  1. Minuman Dingin

Jangan terlalu memaksakan meminum air dingin saat berbuka ketika siang hari oran-orang merasakan kehausan yang mendalam. Tapi ternyata dengan kebiasaan mengkonsumsi minuman dingin saat berbuka puasa merupakan salah satu kebiasaan yang tidak sehat karena dapat menyebabkan kontraksi pada lambung.

  1. Minuman Bersoda

Mungkin Anda merupakan salah satu penggemar minuman bersoda, akan tetapi pada bulan yang mulia ini sebaiknya Anda harus menghindarinya. Mengapa demikian ? Karena soda dapat menyebabkan gangguan pada perut dan dapat berakibat pada terganggunya sistem pencernaan tubuh. Kandungan air soda sangat mudah menyerap air. Sehingga walaupun kita mengkonsumsi banyak minuman bersoda, tubuh kita tetap tidak akan merasa kenyang dan juga tidak akan meredakan rasa haus, malah sebaliknya dimana Anda akan jadi lebih mudah merasakan haus.

  1. Gorengan

Gorengan yang gurih renyah sering menjadi menu takjil. Sebut saja mendoan, tahu isi, dan risol. Padahal, gorengan tinggi lemak dan dapat mengganggu proses pencernaan. Batasi konsumsi gorengan selama bulan puasa agar tubuh tetap bugar.

  1. Makanan Bersantan

Ini merupakan salah satu yang terberat , karena makanan bersantan seperti halnya kolak sangat mudah dijumpai di bulan Ramadhan. Dengan mengkonsumsi makanan bersantan tentu saja akan menyebabkan kadar kolesterolnya meningkat, tekanan darahnya naik dan kadar gula darah melambung. Makanan bersantan juga merupakan salah satu jenis makanan yang dapat memicu penyakit pembuluh darah seperti stroke, jantung, serta kenaikan kadar asam urat, dan lain sebagainya. “Untuk tetap menjaga kesehatan selama berpuasa bukan berarti Anda dilarang mengkonsumsi makanan bersantan, akan tetapi konsumsi dengan bijak dan tepat.”

  1. Makanan Berlemak

Seperti kita tahu bahwa makanan yang digoreng dalam rendaman minyak merupakan salah satu jenis makanan yang berlemak. Untuk itu sebaiknya hindari saat sahur atau pun berbuka. Kandungan lemak memang akan membuat gurih pada masakan, akan tetapi makanan yang mengandung banyak lemak sangat tidak dianjurkan, tentu saja akan menyebabkan kegemukan, berbagai gangguan pencernaan serta nyeri di ulu hati. Dengan mengkonsumsi makanan berlemak juga akan membuat perut cepat kenyang, sehingga makanan lain yang lebih bernutrisi tidak selera untuk dikonsumsi.

  1. Makanan Berat

Apabila Anda berbuka langsung dengan makanan berat, maka bisa jadi pencernaan Anda akan kaget sehingga lambung harus langsung bekerja mencerna makanan setelah sebelumnya beristirahat bekerja selama sepanjang hari. Selain itu biasakan juga mengunyah makanan dengan baik karena dengan ini akan dapat meringankan kerja pencernaan. Nah lantas sebaiknya menu apa yang tepat untuk berbuka? Jawabannya kembali ke hadis, “Kurma atau air putih.” Tetapi jika Korma itu tidak ada ternyata kita bias mengkonfersinya dengan buah-buahan yang lain. Dan berikut ini buah buahan yang direkomendasikan sebagai pengganti korma. 1.Apel Apel banyak mengandung vitamin A, B dan C. Apel dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah, mengatasi masalah nafsu makan yang terlalu besar. 2.Jeruk Jeruk banyak mengandung vitamin A, B1, B2 dan C serta antikanker bagi tubuh. Jeruk juga dapat merangsang kekebalan tubuh, membersihkan lender ditenggorokan, rongga hidung akibat influenza. Namun, sekali lagi bagi pemilik lambung sensitif perlu berhati-hati mengonsumsi jeruk. 3.Pisang Buah ini mengandung vitamin A, B1, B2 dan C yang dapat membantu mengurangi asam lambung. Pisang cocok bagi orang yang berpuasa karena bisa membantu menjaga keseimbangan air dalam tubuh. 4.Mangga Mangga banyak mengandung vitamin A, E dan C yang dapat membersihkan darah. Bagi orang yang berpuasa, jus buah dapat dapat mengurangi dehidrasi. Namun sebaiknya berhati-bati bagi yang memiliki lambung sensitif. Pilihlah buah mangga matang, jangan yang masih muda dan berasa masam. 5.Pepaya Buah tropis satu ini mengandung vitamin C dan provitamin A yang dapat membantu memecah serat makanan dalam sistem pencernaan dan membuat lancar saluran pencernaan makanan. Bagi mereka yang berpuasa, buang air besar akan tetap lancar.   6.Srawberry Stawbery kaya akan vitamin A, vitamin B1, B dan C serta antioksidan, bagus untuk melawan zat radikal bebas. Sehingga daya tahan tubuh orang yang berpuasa tetap terjaga dari virus.   Sekarang kita sudah tahu apa yang harus kita siapkan untuk berbuka bukan?. Semoga artikel ini dapat membantu kesegaran dan stamina anda saat menjalankan Ibadah Puasa. Amin