Ayat, Aplikasi Quran Terbaik Untuk Semua Platform

    feat09

Perkembangan teknologi informasi yang pesat membawa berbagai dampak positif bagi kehidupan manusia. Berbagai kemudahan dan kepraktisan bisa kita dapatkan sehingga sudah seharusnya kita bisa menjalani aktivitas dengan lebih efektif dan efisien. Tidak hanya dalam dukungan terhadap aktivitas duniawi tetapi juga aktivitas ukhrawi.

Saat ini membaca, mendengarkan bacaan, mengetahui terjemahan, memahami makna dan menghafalkan Al Qur’an bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. Tidak perlu lagi membawa mushaf yang relatif berat dan penampakan yang beraneka ragam. Dengan berbekal smartphone, aktivitas kita dengan Al Quran tersebut bisa dilakukan dengan nyaman. Cukup install Ayat dan aktivitas tadi bisa kita jalankan dalam satu aplikasi.

AYAT merupakan aplikasi cemerlang hasil karya tim Electronic Mushaf Project dari King Saud University (KSU) yang berada di Riyadh, Saudi Arabia. Aplikasi Qur’an ini bersifat gratis dan multi platform dengan berbagai fitur yang menarik dan lengkap.

ayat01

Fitur-fiturnya antara lain:
1. Tampilan Al Qur’an yang disajikan merupakan hasil scan dari mushaf Al Quran cetak yang asli.
Tampilan mushaf yang dapat dipilih antara lain:
a. Mushaf Al-Madina (riwayat Hafs)
b. Mushaf Al-Tajweed (berwarna sesuai hukum tajwid, riwayat Hafs)
c. Mushaf Warsh (riwayat Warsh An-Nafei’

2. Penjelajahan mushaf berdasarkan Surat, Ayat, Juz, atau Halaman.

3. Pembacaan Qur’an oleh banyak qori terkemuka.
Silakan pilih qori favorit Anda diantara daftar berikut:

Sheikh Al-Huthaify
Sheikh Saad Al-Gamdi
Sheikh Al-Menshawy
Sheikh Abdullbaset
Sheikh Al-Husari
Sheikh Mishari Al-efasi
Khalefa Al-Tunaiji (Teacher)
Al-Husari
Al-Husari – Mojawwad
Al-Husari – Teacher
Al-Huthaify
Saad Al-Gamdi
AbdullRahman Al-Sudais
Saud Al-Shoraim
Maher Al-moaqeli
Ahmad Al-ajami
Nasser Al-Qatami
Mishari Al-efasi
Mohammad Jebreil
Abdullah Basfar
Mostafa Ismail
Mohammad Ayoub
Al-Menshawy
Al-Menshawy – Mojawwad
Al-Menshawy – Teacher
Yasser Salamah
Hani Al-Refaei
Al-Tabalawi
Abu Baker Al-shatrei
Abdullbaset
Abdullbaset – Mojawwad
Awad Al-Juhanee
Abdel-Muhsin Al-Qassem
Khalefa Al-Tunaiji
Khalefa Al-Tunaiji (Teacher)
Al-Husari (Warsh)
Ibrahim Al-Dosary (Warsh)
Yassin Al-Jazaery (Warsh)

4. Fasilitas pengulangan bacaan setiap ayat sesuai keinginan Anda dengan waktu interval. Sangat baik digunakan untuk menghafal Qur’an.

ayat03

5. Tersedia translasi/terjemahan ke dalam lebih dari 20 bahasa.

6. Terdapat berbagai pilihan tafsir.
Tafsir bahasa Arab:
1. Al-Saa’di
2. Ibn-Katheer
3. Al-Baghawy
4. Al-Qortoby
5. Al-Tabary
6. Al-Waseet – Tantawy
7. Ibn Ashour
8. E’rab(Grammar) Al-Quran oleh Qasim Da’aas

Tafsir bahasa Inggris: Tafheem Al-Quran by Al-Maududi
Tafsir bahasa Indonesia: Tafsir Jalalyn
Tafsir bahasa Rusia

7. Ada 2 terjemahan dalam berbentuk suara untuk bahasa Inggris dan Urdu.

8. Fasilitas pencarian text Qur’an

9. Sinkronisasi antara pembacaan ayat dengan posisinya di halaman (highlight ayat yang sedang dibaca oleh qori)

10. Antarmuka aplikasi tersedia dalam bahasa Arab dan Inggris.

11. Tersedia aplikasi untuk versi Windows (online & desktop), Linux, Mac, Android, dan iOS.

ayat04http://quran.ksu.edu.sa

Selamat mencoba.

Advertisements

Ramadhan The Month Of Quran

feat08

The holy month of Ramadhan. It is well known as the Month of Fasting, but also known as the Month of Quran, the last and ever lasting divine guidance to humanity. As stated in Surah Al-Baqarah:184,

“The month of Ramadhan in which was revealed the Quran, a guidance for mankind and clear proofs for the guidance and the Criterion (between right and wrong). So, whoever of you sights the month, he/she must observe fasts that month and whoever is ill or on a journey, the same number (of days which one did not observe fasts must be made up) from other days. Allah intends for you ease, and he does not want to make things difficult for you. He wants that you must complete the same number of days and that you must glorify Allah for having guided you so that you may be grateful to Him.” (2:184).

The revelation began in the month of Ramadan. The night in which the Quran began to be revealed is referred in the Quran as the blessed night: We sent it (the Quran) down on a blessed night, (44:2) or the night of Decree, Verily, we have sent it (this Quran) down in the Night of Al-Qadr. (97:1). It was the strength, clarity, simplicity, and universality of the message that the night was described as an extraordinary night.

Thus the month of Ramadan offers the believers a unique opportunity to refresh their understanding of the guidance and live it for an entire month so that the life in coming months could be disciplined around that. Thus, the first task for every believer is to get connected with the divine guidance in a disciplined, consistent, and regular basis. The reading of the Quran with meaning would give us an opportunity to understand the divine message as is and inspire us to appreciate its relevance for us in our times. Thus in addition to reading the Quran, we can also make efforts to live it.

In this modern day, it is so easy for us to get access to the holy Quran. The high speed development of technology especially in computer field, benefits us to get Quran to be transferred into many kind of media, from computer till smartphone.

Would you like to know how to read & understand Quran in any media? We cover a nice article about Quran Apps in this blog.

Ramadhan Bulan Al Quran

feat05

Ramadhan adalah bulan Al-Qur’an. Oleh sebab itu, perbanyaklah membaca Al-Qur’an, baik di luar shalat maupun di dalam shalat khususnya ketika kita melaksanakan shalat tarawih pada bulan Ramadhan. Sebagai hamba yang beriman, sudah seharusnyalah kita senantiasa berinteraksi dengan Al-Qur’an yang tidak ada keraguan didalamnya dan dipenuhi dengan kemuliaan, sebagaimana firman Allah subhaanahu wata’aala,

“Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an.” (Al-Baqarah 185)

“Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan kepada hamba-Nya Al Kitab (Al Qur’an) dan Dia tidak mengadakan kebengkokan di dalamnya; sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan akan siksaan yang sangat pedih dari sisi Allah dan memberi berita gembira kepada orang-orang yang beriman, yang mengerjakan amal saleh, bahwa mereka akan mendapat pembalasan yang baik, mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya.” ( Al Kahfi: 1-3)

“Sesungguhnya telah Kami turunkan kepada kamu sebuah kitab yang di dalamnya terdapat sebab-sebab kemuliaan bagimu. Maka apakah kamu tiada memahaminya?” (Al Anbiyaa: 10).

Menurut Quraisy Shihab (1997), Al-Qur’an yang secara harfiah berarti “bacaan sempurna” merupakan suatu nama pilihan Allah yang sungguh tepat, karena tidak ada satu bacaan pun sejak manusia mengenal tulis-baca 5000 tahun yang lalu yang dapat menandingi Al-Qur’an Al-Karim, bacaan sempurna lagi mulia. Tiada bacaan semacam Al-Qur’an yang dibaca oleh ratusan juta orang yang tidak mengerti artinya dan atau tidak dapat menulis dengan aksaranya. Bahkan dihafal huruf demi huruf oleh orang dewasa, remaja, dan anak-anak.

Selain senantiasa membacanya, Al-Qur’an sebagai pegangan hidup seorang muslim memberikan implikasi bahwa Al-Qur’an harus pula dihayati akan nilai-nilai Islam yang terkandung di dalamnya, agar nilai-nilai itu bisa menjadi kekuatan yang memotivasi dan mendasari kegiatan sehari-hari, dan menjadi alat perjuangan di bidang kemasyarakatan atau keilmuan. Lebih indah lagi kalau penghayatan itu meningkat atau berkembang menjadi usaha untuk meningkatkan pengkajian tafsir al-Qur’an (Rahardjo, 2002), bahkan berusaha menghafalkannya sebagai bagian dari ibadah.

Membaca, memahami, dan menghafal al-Qur’an bukan fardhu kifayah yang dapat diwakilkan atau dibebankan kepada para ulama. Dengan mengikut teladan para sahabat, semua itu dilakukan sebagai kewajiban individu bagi setiap muslim.

Mari kita memohon kepada Allah SWT dengan kedatangan bulan Ramadhan agar kita dan keluarga kita mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, memahami arti dan makna yang tersurat maupun tersirat, dan mampu menghafal Al-Qur’an dengan baik dan sempurna. Insyaa Allah jika setiap individu mengamalkan hal ini, akan terbentuklah komunitas yang berakhlak qur’ani yang ridho atas ketentuan Allah SWT dan Allah SWT meridhoi mereka. Amiin yaa robbal ‘alamiin.

(dari berbagai sumber)