Ngantuk Saat Bekerja? Coba 10 Tips Ini!

 

ngantuk

 

Siapa yang suka ngantuk di kantor? Ngaku aja deh. Saat ngantuk menghampiri, kopi atau minuman berenergi biasanya menjadi barang yang kita cari. Padahal kafein pada kopi, jika terlalu banyak juga ga bagus buat tubuh . Terlepas dari apakah kafein sehat atau berisiko, masih banyak cara alami lain untuk mengusir rasa ngantuk saat bekerja.

Kevin Daum, salah seorang entrepreneur Amerika Serikat dengan penjualan dan pemasaran lebih dari US$ 1 miliar, mengungkap 12 cara mengusir kantuk tanpa kafein seperti dikutip dari inc.com, Kamis (30/5/2013):

1. Jalan-jalan ke luar

Cahaya lampu, monitor komputer, dan air conditioner (AC) ternyata bisa membuat  ngantuk. Coba deh jalan-jalan selama 15 menit di luar kantor. Ini bisa membantu Anda mendapat udara segar. Melihat pemandangan baru juga bisa membuat badan lebih segar.

2. Berolahraga

Karyawan lain pasti menganggap Anda aneh saat kita berolahraga di tengah kantor. Tapi menggenjot detak jantung lebih cepat akan memberikan oksigen lebih banyak untuk tubuh . Cobalah jumping jack, lompat tali, atau lari-lari di tangga kantor . Lakukan sampai berkeringat.

3. Olah otak

Jika sulit menstimulus badan, pancing otak bekerja. Mengisi Teka Teki silang (TTS) atau main Sudoku bisa menjadi pilihan yang tepat untuk dicoba. Selain itu, coba deh adu cepat bekerja dengan karyawan lain.

4. Dinginkan kepala 
Sadarkan diri sendiri. Minum air super dingin yang ditambahkan lemon tanpa gula. Makin diminum, Anda makin tak ngantuk. Cipratkan sedikit airnya ke muka. Cara lain, cobalah letakan potongan es di pergelangan tangan atau di dahi.

5. Ngemil

Sedikit ngemil juga bisa bikin  terjaga. Hindari makanan berat atau cemilan yang terlalu manis. Selain buah-buahan, makan rujak pedas juga bisa bikin melek.

6. Pompa adrenalin

Tontonlah beberapa trailer film action atau horor, dalam beberapa menit saja, Anda sudah tak mengantuk lagi.

7. Ganti posisi tubuh Anda

Posisi duduk juga bisa jadi pemicu rasa kantuk. Coba deh duduk tegak sambil menyilangkan kaki, atau coba untuk berdiri sebentar kemudian duduk lagi.

8. Bercanda

Bercandalah dengan karyawan lain selama 5 menit. Tertawa bisa membantu tubuh bergerak dan menghilangkan rasa kantuk. Jika tak bisa bercanda, tonton video lucu dan tertawalah.

9. Belanja online

Pikirkan soal membeli hadiah untuk orang yang kita cintai. Mencari hadiah lewat situs-situs belanja online akan membantu menyegarkan mata.

 

10. Telepon ibu

Yang ini memang kedengaran aneh, tapi percakapan dengan ibu akan membuat kita jadi lebih terjaga. Mungkin karena ikatan emosional antara kita dan ibu kita. Lagipula, bagus juga dong kalau kita sering menghubungi orang tua?

Gimanaa? Yuk dicoba. Semoga ga ngantuk lagi, yaa 🙂

 

 

 

Sumber: http://bit.ly/1Fwl1rZ

Cara Supaya Naik Gaji

gaji

Misal gaji Anda 2.000.000 sebulan. Sebulan itu kan terdiri atas 4 pekan. Tentu Anda sudah membagi jatah uang harian Anda kan? Nah, biar gaji Anda bisa naik, coba deh tips berikut.

Ambil jatah uang 2 pekan. Sedekahkan. Anda tinggal punya jatah uang 2 pekan lagi, dong? Ya. Itulah jatah Anda. Tahan-tahanin aja. InsyaaAllah, Allah akan balas sedekah Anda. Kapan? Waktunya memang terserah Allah. Tapi yang jelas, kita sudah menyedekahkan hal yang amat kita sukai (siapa yang ga suka uang? Jatah dua pekan lagi. Bukankah menyedekahkan hal yang kita sukai adalah sedekah yang amat baik?

Buktikan saja. InsyaaAllah, akan ada keajaiban akan menyapa, dari arah yang tak disangka-sangka. Mungkin balasannya berupa naik gaji, menikah, dapat rumah, dan lain-lain. Selamat mencoba!

Tips Mudik Nyaman dan Aman Dengan Mobil Pribadi

feat06

Lebaran memang masih lama tapi ga ada salahnya kita sudah mulai mempersiapkan banyak hal termasuk untuk perencanaan mudik ke kampung halaman agar bisa terlaksana dengan baik nantinya. Tradisi mudik yang dilakoni mayoritas masyarakat Indonesia ini justru banyak dinanti karena sebagai momen untuk berkumpul dengan keluarga dan sanak saudara. Ada kebahagiaan, keindahan dan rasa syukur yang luar biasa ketika saat Lebaran bisa berkumpul dengan keluarga besar di kampung halaman terutama untuk saling memaafkan dan bersilaturahmi.

Mudik Lebaran yang selalu dilakukan setiap tahun ini seringkali menyita perhatian yaitu di kala pemudik harus berdesak-desakan di bus atau kereta, banyak terjadi kecelakaan hingga kemacetan parah di berbagai jalur mudik yang langganan terjadi setiap tahunnya. Hal ini tentu membuat para pemudik harus melakukan persiapan dengan matang. Maka dari itu, mobil pribadi bisa jadi salah satu alternatif kendaraan saat mudik. Selain bebas beristirahat kapan dan di mana saja, Anda juga punya banyak waktu untuk lebih dekat dengan keluarga selama perjalanan.

Bagi Anda yang akan mudik bersama keluarga menggunakan mobil pribadi, sudahkah melakukan persiapan? Mudik menggunakan mobil pribadi memang menjadi pilihan banyak keluarga. Selain seluruh keluarga bisa terangkut, barang bawaan pun bisa lebih aman disimpan di bagasi mobil. Kapan pun saat lelah atau mengantuk dalam perjalanan, supir bisa menepikan mobilnya dan beristirahat. Saat ingin buang air kecil pun bisa sewaktu-waktu berhenti di pom bensin terdekat dan menggunakan toilet yang disediakan.

Nah, supaya mudik aman dan nyaman dengan mobil pribadi, simak tips berikut ini :

  • Cek kondisi mobil ke bengkel

Sebelum berangkat, kondisi mobil harus dicek terlebih dahulu, ban, rem, tune-up komplit, radiator, tali kipas, aki, dan lain-lain. Beberapa alat perlengkapan mobil pun harus dibawa untuk berjaga-jaga jika mobil bermasalah di saat perjalanan.

  • Packingbarang bawaan dengan benar

Saat mudik bersama keluarga, biasanya barang yang dibawa tidak sedikit. Saat melakukan packing, sebaiknya tata barang bawaan sesuai dengan kebutuhan, yakni barang-barang yang akan digunakan di perjalanan letakkan di bagian atas yang mudah diambil. Hal ini supaya lebih praktis dan tidak merepotkan Anda sendiri.

  • Persiapkan kondisi tubuh

Melakukan perjalanan jarak jauh harus didukung dengan tubuh yang fit, apalagi bagi pengendara. Jika memang tubuh sedang dalam keadaan sakit, sebaiknya tidak memaksakan diri untuk mudik. Saat di jalan, kondisi macet, panas dan harus duduk terus-terusan membuat badan lelah.

  • Bawa bekal minuman, makanan dan camilan

Meskipun Anda mudik saat masih bulan Ramadan, bukan berarti Anda tidak membawa bekal minuman, makanan dan camilan. Tidak ada yang tahu kondisi jalan yang akan Anda lalui. Jika macet parah, bisa-bisa mobil susah bergerak padahal bedug buka berkumandang. Nah, makanan dan camilan yang dibawa bisa untuk berbuka. Membawa bekal makanan dan camilan bisa menjadi teman perjalanan saat perjalanan malam usai berbuka.

  • Bawa air mentah persediaan radiator

Membawa air mentah dari rumah untuk persediaan jika sewaktu-waktu radiator kehabisan air sangat penting. Anda bisa membawanya dengan botol air mineral atau pun wadah tertutup lainnya.

  • Peta mudik

Meskipun Anda sudah hafal dengan jalur mudik yang akan Anda lalui, membawa peta mudik juga akan sangat membantu. Seringkali, karena kemacetan parah, jalur mudik diarahkan menggunakan jalur alternatif yang belum pernah dilewati. Dengan bantuan peta, tentu Anda tidak akan bingung. Gunakan teknologi gadget Anda untuk mengakses peta, tentu akan lebih praktis dan mudah.

  • Waktu berangkat

Anda bisa memilih waktu berangkat dengan mempertimbangkan beberapa hal. Berangkatlah di pagi hari jika ingin menikmati pemandangan, misalnya suasana tiap daerah yang dilewati, jalanan yang berkelok dan lain-lain. Berangkat di malam hari juga bisa dilakukan jika ingin keluarga tidur di mobil saat perjalanan. Namun, karena mudik biasanya identik dengan macet, Anda juga harus pintar memilih waktu berangkat supaya tidak merasakan macet yang parah di beberapa wilayah yang selalu langganan terkena macet di waktu-waktu tertentu.

  • Dengarkan radio

Dengan mendengarkan radio, Anda bisa memantau arus mudik sekaligus mendapatkan informasi jalur mudik yang lancar atau tengah padat. Anda bersama keluarga pun bisa menyiapkan diri jika harus ikut bermacet-macetan atau bisa pula segera mencari jalur alternatif untuk terhindar dari macet.

Setelah tiba ditujuan, pastikan anda beristirahat yang cukup sebelum melakukan silaturahmi berkeliling rumah untuk menemui sanak saudara.

Selamat mudik, semoga perjalanan Anda dan keluarga aman, nyaman dan selamat sampai tujuan.

Sumber: dari berbagai sumber

Sudah Tepatkah Menu Berbuka Puasa Anda?

feat07

Jakarta– Bulan Ramadhan adalah bulan suci yang paling di tunggu. Untuk umat muslim bulan suci tersebut adalah momentum untuk meningkatkan kualitas iman dan kualitas hidup. Tingkat ibadah semakin ditambah, dan jadwal kegiatan dan pola makan pun ikut berubah. Sedari sebelum subuh kita sudah memulai menahan diri,termasuk menahan haus dan lapar. Kesempatan untuk mengisi perut hanya akan datang kembali ketika kumandang Adzan Maghrib mulai terdengar.Tentunya kita sering merasakan lapar dan haus yang amat sangat ketika waktu sudah memasuki siang hari. Rasa-rasanya energi kita mulai habis,tubuh kita mulai lemas bahkan mulai berfantasi untuk membayangkan menu buka puasa sore nanti. Berbagai list menu makanan mulai bermunculan di otak, kolak,sup buah,es kelapa muda,aneka gorengan,dan minuman bersoda. Emm….. semua itu pasti yang pertama kali ingin di santap. Eit….. tunggu dulu!!. Apakah menu berbuka tersebut adalah pilihan tepat?, baik ataw tidak untuk kesehatan Anda? Oke,sebenarnya Islam telah mengajarkan tatanan kehidupan seditel-ditelnya,bahkan untuk urusan menu berbuka puasa. Nabi kita Muhammad S.A.W-pun mencontohkan itu, beliau menyebutkan dalam hadisnya sebuah contoh sederhana namun penuh makna untuk kita semua. كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يُفْطِرُ عَلَى رُطَبَاتٍ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّىَ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ فَعَلَى تَمَرَاتٍ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ “biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam berbuka puasa dengan ruthab sebelum shalat (Maghrib). Jika tidak ada ruthab (kurma muda) maka dengan tamr (kurma matang), jika tidak ada tamr maka beliau meneguk beberapa teguk air” (HR. Abu Daud 2356, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Daud) “Jadi idealnya berbuka adalah dengan kurma secukupnya bukan sebanyak-banyaknya. Dan jika kurma itu tidak ada maka cukuplah meneguk air putih”. Namun kebanyakan dari kita sering berbuka seasalnya, konsepnya asalkan rasanya manis sudah cukup,bahkan ada juga yang berdalih asalkan enak dan kenyang sudah cukup. Entah tidak tahu atau memang budaya yang sudah mengakar. Hampir semua orang menyantap menu ini sebagai menu berbuka, seperti kolak,soda,minuman dingin,dan gorengan. Padahal menu berbuka yang seperti itu tidak baik untuk kesehatan. Jadi bisa merusak manfaat puasa itu sendiri. Bukannya sehat yang di dapat tetapi malah penyakit yang didapat. Maka perlu kiranya kita mengetahui efek samping mengkonsumsi menu berbuka puasa tersebut diatas. Dan berikut kenapa kita perlu menghindari makan tersebut.

  1. Minuman Dingin

Jangan terlalu memaksakan meminum air dingin saat berbuka ketika siang hari oran-orang merasakan kehausan yang mendalam. Tapi ternyata dengan kebiasaan mengkonsumsi minuman dingin saat berbuka puasa merupakan salah satu kebiasaan yang tidak sehat karena dapat menyebabkan kontraksi pada lambung.

  1. Minuman Bersoda

Mungkin Anda merupakan salah satu penggemar minuman bersoda, akan tetapi pada bulan yang mulia ini sebaiknya Anda harus menghindarinya. Mengapa demikian ? Karena soda dapat menyebabkan gangguan pada perut dan dapat berakibat pada terganggunya sistem pencernaan tubuh. Kandungan air soda sangat mudah menyerap air. Sehingga walaupun kita mengkonsumsi banyak minuman bersoda, tubuh kita tetap tidak akan merasa kenyang dan juga tidak akan meredakan rasa haus, malah sebaliknya dimana Anda akan jadi lebih mudah merasakan haus.

  1. Gorengan

Gorengan yang gurih renyah sering menjadi menu takjil. Sebut saja mendoan, tahu isi, dan risol. Padahal, gorengan tinggi lemak dan dapat mengganggu proses pencernaan. Batasi konsumsi gorengan selama bulan puasa agar tubuh tetap bugar.

  1. Makanan Bersantan

Ini merupakan salah satu yang terberat , karena makanan bersantan seperti halnya kolak sangat mudah dijumpai di bulan Ramadhan. Dengan mengkonsumsi makanan bersantan tentu saja akan menyebabkan kadar kolesterolnya meningkat, tekanan darahnya naik dan kadar gula darah melambung. Makanan bersantan juga merupakan salah satu jenis makanan yang dapat memicu penyakit pembuluh darah seperti stroke, jantung, serta kenaikan kadar asam urat, dan lain sebagainya. “Untuk tetap menjaga kesehatan selama berpuasa bukan berarti Anda dilarang mengkonsumsi makanan bersantan, akan tetapi konsumsi dengan bijak dan tepat.”

  1. Makanan Berlemak

Seperti kita tahu bahwa makanan yang digoreng dalam rendaman minyak merupakan salah satu jenis makanan yang berlemak. Untuk itu sebaiknya hindari saat sahur atau pun berbuka. Kandungan lemak memang akan membuat gurih pada masakan, akan tetapi makanan yang mengandung banyak lemak sangat tidak dianjurkan, tentu saja akan menyebabkan kegemukan, berbagai gangguan pencernaan serta nyeri di ulu hati. Dengan mengkonsumsi makanan berlemak juga akan membuat perut cepat kenyang, sehingga makanan lain yang lebih bernutrisi tidak selera untuk dikonsumsi.

  1. Makanan Berat

Apabila Anda berbuka langsung dengan makanan berat, maka bisa jadi pencernaan Anda akan kaget sehingga lambung harus langsung bekerja mencerna makanan setelah sebelumnya beristirahat bekerja selama sepanjang hari. Selain itu biasakan juga mengunyah makanan dengan baik karena dengan ini akan dapat meringankan kerja pencernaan. Nah lantas sebaiknya menu apa yang tepat untuk berbuka? Jawabannya kembali ke hadis, “Kurma atau air putih.” Tetapi jika Korma itu tidak ada ternyata kita bias mengkonfersinya dengan buah-buahan yang lain. Dan berikut ini buah buahan yang direkomendasikan sebagai pengganti korma. 1.Apel Apel banyak mengandung vitamin A, B dan C. Apel dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah, mengatasi masalah nafsu makan yang terlalu besar. 2.Jeruk Jeruk banyak mengandung vitamin A, B1, B2 dan C serta antikanker bagi tubuh. Jeruk juga dapat merangsang kekebalan tubuh, membersihkan lender ditenggorokan, rongga hidung akibat influenza. Namun, sekali lagi bagi pemilik lambung sensitif perlu berhati-hati mengonsumsi jeruk. 3.Pisang Buah ini mengandung vitamin A, B1, B2 dan C yang dapat membantu mengurangi asam lambung. Pisang cocok bagi orang yang berpuasa karena bisa membantu menjaga keseimbangan air dalam tubuh. 4.Mangga Mangga banyak mengandung vitamin A, E dan C yang dapat membersihkan darah. Bagi orang yang berpuasa, jus buah dapat dapat mengurangi dehidrasi. Namun sebaiknya berhati-bati bagi yang memiliki lambung sensitif. Pilihlah buah mangga matang, jangan yang masih muda dan berasa masam. 5.Pepaya Buah tropis satu ini mengandung vitamin C dan provitamin A yang dapat membantu memecah serat makanan dalam sistem pencernaan dan membuat lancar saluran pencernaan makanan. Bagi mereka yang berpuasa, buang air besar akan tetap lancar.   6.Srawberry Stawbery kaya akan vitamin A, vitamin B1, B dan C serta antioksidan, bagus untuk melawan zat radikal bebas. Sehingga daya tahan tubuh orang yang berpuasa tetap terjaga dari virus.   Sekarang kita sudah tahu apa yang harus kita siapkan untuk berbuka bukan?. Semoga artikel ini dapat membantu kesegaran dan stamina anda saat menjalankan Ibadah Puasa. Amin

Siapkan Ramadhanmu!

Ramadhan
Assalamu’alaikum, sahabat. Tentu kita ingin agar Ramadhan kita tahun ini lebih baik dibanding Ramadhan sebelumnya. Berikut ini tips dari Banu Muhammad, S.E.,M.M. agar Ramadhan kita lebih baik dari Ramadhan sebelumnya.
1) Penting sekali kita bangun kesadaran akan pentingnya Ramadhan dalam kehidupan kita. Ilmu menjadi kunci kesadaran. Ramadhan masih beberapa bulan lagi. Itu berarti, masih ada waktu bagi kita menyadarkan diri…
2) Mari pejamkan mata kita, tanya ke hati kita, apakah kita membutuhkan Ramadhan untuk menghapus dosa kita, Ramadhan membersihkan hati, meluruskan orientasi, dan menyiapkan perbekalan… 3) Kalau belum merasa butuh Ramadhan, menangislah akan ketidaksadaran ruhiyahnya kita.. Segera kondisikan ruh dan hati kita untuk bisa sedikit lebih lembut 4) Ba’da ashar atau menjelang maghrib Ramadhan jangan sibuk dengan apapun kecuali sibuk dengan persiapan hati memasuki detik-detik Ramadhan. Hadirkan kebahagiaan, kegembiraan dan kerinduan yg membuncah di dada 5) Kondisikan diri dalam keadaan suci dengan wudhu saat memasuki detik pertama Ramadhan. Sadarlah detik Ramadhan dan detik di luar Ramadhan beda nilainya… 6) Panjatkan doa kepada Alloh agar kiranya Alloh memberikan taufik, hidayah, dan kemampuan untuk kita bisa mengisi Ramadhan dengan amalan sholih, menghindarkan diri dari kema’shiatan, dan dipilih Alloh termasuk hamba-Nya yang mendapat keberkahan Lailatul Qodr.   tarawih   7) Rencanakan semua target Ramadhan dengan detail, pastikan semua target ibadah kita tahun ini lebih baik dibanding tahun lalu. Pastikan tarawih berjama’ah bersama Imam di masjid sepanjang malam Ramadhan. 8) Atur semua urusan pekerjaan dan urusan keluarga dengan baik. Jangan sampai sibuk dengan makanan ta’jil, baju baru, mudik dan lain-lain sementara urusan pokok ibadah, tilawah, i’tikaf justru terlewatkan.. Ingat waktu Ramadhan mahal harganya, tak ada jaminan kita bertemu Ramadhan tahun depan. 9) Pastikan ada peningkatan amaliah Ramadhan dari hari ke hari, evaluasi diri dan evaluasi keluarga kita. 10) Sempatkan i’tikaf 10 hari penuh. Jika tak bisa, sempatkan di malam ganjil, atau setidaknya malam 27. Bagi pemudik, mudiklah lebih awal atau mudiklah malam takbiran atau setelah ‘Ied. Nabi tak pernah meninggalkan itikaf sejak syariat Ramadhan diperintahkan, bahkan di Ramadhan terakhir beliau i’tikaf 20 hari. Kejar Lailatul Qodr dengan kesungguhan. 11) Romadhon adalah saat di mana membangun kesholihan keluarga dan masyarakat menjadi lebih mudah, pastikan kita mengoptimalkan kesempatan yang ada. Sahur bersama, buka bersama, berbagi dengan tetangga, acara Ramadhan di masjid, dan lain-lain.   crowded mall   12) Hindarkan buka puasa bersama di mall atau restoran, biasanya sangat ramai dan membuat kesempatan sholat maghrib berjamaah dan tarawih terlewatkan. Buka puasa bersama keluarga atau teman baiknya dilaksanakan dirumah dan diatur agar ibadah utama tak terlewatkan 13) Hindarkan diri dari kekenyangan saat sahur dan buka. Esensi Ramadhan adalah memperbanyak ibadah dan mengurangi makan. 14) Kewajiban maaliyah (harta) jangan lupa, hitung dengan seksama dan keluarkan dengan baik dan benar, lebihkan jika perlu untuk antisipasi salah hitung atas pendapatan tak tercatat. 15) Bayarlah zakat fitrah dengan sepenuh hati agar Alloh berkenan membersihkan diri dan harta kita serta menerima ibadah Ramadhan kita. 16) Bertakbirlah di malam Ied dengan getaran hati plus rasa harap, cinta dan sesal. 17) Melangkahkan menuju tempat sholat Ied sambil terus mengagungkan asma Alloh.. Nikmati setiap takbir sholat Ied dan dengarkan nasihat khutbah Ied dengan seksama. Demikian, semoga bermanfaat. Mohon doa agar saya insyaaAllah bisa lebih baik di romadhon tahun ini… Wallahu a’lam. Taqobalallohu minna wa minkum.. Akhukum fillah, Banu.